Asset Digital

APA ITU ASSET DIGITAL ?

            Asset Digital merupakan salah satu produk terbaru yang berasal dari teknologi blockchain, dimana Kita dapat menyimpan asset secara digital dan aman.

            Di masa Pandemi ini, popularitas asset kripto telah meningkat secara signifikan, hal ini di karenakan keamanan serta keuntungan dalam kurun waktu tertentu yang di tawarkannya.  

Peraturan mengenai perdagangan asset kripto di Indonesia saat ini diatur oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), di beberapa negara lain di mana mata uang kripto bisa digunakan untuk transaksi, di Indonesia asset kripto hanya bisa diperdagangkan di bursa berjangka. Aturan mengenai perdagangan bitcoin tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan No. 99 Tahun 2018 tentang Kebijakan Umum Penyelenggaraan Perdagangan Berjangka Asset Kripto dan Peraturan Bappebti (Perba) Nomor 5 Tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Asset Kripto di Bursa Berjangka, yang telah dirubah dengan Perba Nomor 9 Tahun 2019, kemudian Perubahan Kedua dengan Perba Nomor 2 Tahun 2020 dan Perubahan Ketiga dengan Perba Nomor 3 Tahun 2020.Peraturan tersebut menjelaskan asset kripto adalah komoditas tidak berwujud yang berbentuk asset digital yang menggunakan kriptografi, jaringan peer-to-peer, dan buku besar yang terdistribusi untuk mengatur penciptaan unit baru, memverifikasi transaksi, dan mengamankan transaksi tanpa campur tangan pihak lain. Artinya, mata uang kripto di Indonesia hanya sebatas alat investasi untuk diperjual belikan.

DAFTAR 229 ASSET KRIPTO terdaftar di BAPPEBTI :

Bitcoin, Ethereum, Tether, Xrp/ripple, Bitcoin cash, Binance coin, Polkadot, Chainlink, Lightcoin, Bitcoin sv, Litecoin, Crypto.com coin, Usd coin, Eos, Tron, Cardano, Tezos, Stellar, Neo, Nem.

Cosmos, Wrapped bitcoin, Iota, Vechain, Dash, Ehtereum classic, Yearn.finance, Theta, Binance usd, Omg network, Maker, Ontology, Synthetix network token, Uma, Uniswap, Dai, Doge coin, Algorand, True usd, Bittorrent.

Compound, 0x, Basic attention token, Kusama, Ok blockchain, Waves, Digibyte, Icon, Qtum, Paxos, standard, Ren protocol, Loopring Ampleforth, Zilliqa, Kyber network, Augur, Lisk, Decred, Bitshares, Bitcoin gold.

Aragon, Elrond, Enjin coin, Band protocol, Terra, Balancer, Nano, Swipe, Solana, Bitcoin diamond, Dfi.money, Decentraland, Avalanche, Numeraire, Golem, Quant, Bytom, Serum, Iexec rlc, Just.

Verge, Pax gold, Matic network, Kava, Komodo, Steem, Aelf, Fantom, Horizen, Ardor, Hive, Enigma, V. Systems, Z coin, Wax, Stratis, Ankr, Ark, Syscoin, Power ledger.

Stasis euro, Harmony, Pundi x, Solve.care, Gxchain, Coti, Origin protokol, Xinfin network, Btu protocol, Dad, Orion protocol, Cortex Sandbox, Hash gard, Bora, Waltonchain, Wazirx, Polymath, Request, Pivx Coti, Fusion, Dent, Airswap, Civic, Metal, Standard token protokol, Mainframe, 12ships, Lambda, Function x, Cred, Ignis, Adex, Moviebloc, Groestlcoin, Factom, Nexus, Lbry s, Gemini dollar.

Einsteinium, Vidycoin, Nkn, Go chain, Cream finance, Medibloc, Fio protocol, Nxt, Aergo, High performance blockchain, Cartesi, Tenx, Siacoin, Raven coin, Status, Storj, Electroneum (etn), Aurora, Orbs, Loom network.

Storm, Vertcoin, Ttc, Metadium, Pumapay, Nav coin, Dmarket, Spendcoin, Tael, Burst, Gifto, Sentinel protocol, Quantum resistant ledger, Digix gold token, Blocknet, District0x, Propy, Eminer, Ost, Steamdollar.

Particl, Data, Sirinlabs, Tokenomy, Digitalnote, Abyss token, Cake, Veriblock, Hydro, Viberate, Rupiah token, Vexanium, Global social chain, Ambrosus, Refereum, Crown, Daex, Cryptaur, Spacechain, Expanse.

Sumokoin, Honest, Auroracoin, Vodi x, Smartshare, Exclusive, Cosmo coin, Aidcoin, Adtoken, Play game, Lunacoin, Staker, Klaytn, Flamingo, Wing, Bella protocol, Mil.k, Bakery token, Lyfe, Ionomy limited. Smart chain solution, Kryptovit, Eautocoin, Quantum, Bankex, Chaincoin, Hara coin, Venus protocol, Alpha finance.

APA ITU BLOCKCHAIN ? adalah sistem pencatatan transaksi di banyak database yang tersebar luas di banyak komputer, yang masing-masing memuat catatan yang identikal. Sistem ini disebut juga dengan istilah distributed ledger. Dengan catatan transaksi yang ter-desentralisasi ini, maka hampir tidak mungkin untuk di retas secara sepihak tanpa mengubah jumlah mayoritas dari semua database tersebut.

            Sistem blockchain terdiri dari dua jenis catatan, yakni transaksi dan blok. Setiap blok berisi algoritma canggih yang membentuk jaringan sendiri.

KEUNTUNGAN MEMILIKI ASSET DIGITAL :

  1. KEAMANAN, teknologi blockchain tidak dapat diretas karena sifatnya yang multiserver sehingga ketika kita mengirimkan sebuah asset, seluruh server yang ada di dalamnya akan saling memverifikasi data. Apabila ada salah satu server di retas, maka server lainnya akan menyatakan itu tidak valid
  2. TRANSAKSI LEBIH MUDAH, blockchain menghilangkan perantara yang sekaligus juga merupakan sebuah single point of failure yang artinya semua transaksi yang terjadi, harus diumumkan untuk diverifikasi oleh seluruh komputer yang sudah diverifikasi. Transaksi asset kripto di lakukan dengan sangat mudah dan aman , dimana masih bisa terkoneksi dengan internet.
  3. TIDAK MEMERLUKAN PERANTARA, setiap transaksi terjadi secara langsung antar pengguna (peer – to – peer) dan tidak ada siapapun yang dapat mengontrol asset anda kecuali anda sendiri.

 

Need help? Let's chat with us!

We are here to help you! Do not hesitate to ask us anything. Click below to start chat.

Admin

Admin

Online

Admin

Hi, What can i do for you? 00.00
error: PT Windax Digital Indonesia